Showing posts with label tugas sekolah. Show all posts
Showing posts with label tugas sekolah. Show all posts

Friday, September 27, 2013

Kultur Jaringan dan Pemanfaatan Totipotensi

Tahapan dalam Kultur Jaringan:

1. Pemilihan dan penyiapan induk sumber eksplan.
Tanaman induk  tersebut harus jelas jenis, spesies, dan varietasnya serta harus sehat dan bebas dari hama dan penyakit. Tanaman indukan sumber eksplan tersebut harus dikondisikan dan dipersiapkan secara khusus di rumah kaca atau greenhouse agar eksplan yang akan dikulturkan sehat dan dapat tumbuh baik serta bebas dari sumber kontaminan pada waktu dikulturkan secara in-vitro.

Lingkungan tanaman induk yang lebih higienis dan bersih dapat meningkatkan kualitas eksplan. Pemeliharaan rutin yang harus dilakukan meliputi: pemangkasan, pemupukan, dan penyemprotan dengan pestisida (fungisida, bakterisida, dan insektisida), sehingga tunas baru yang tumbuh menjadi lebih sehat dan dan bersih dari kontaminan.

2. Pemilihan media tanam.
Komposisi media yang digunakan tergantung dengan jenis tanaman yang akan diperbanyak. Media yang digunakan biasanya terdiri dari garam mineral unsur hara makro dan unsur hara mikro, vitamin, dan Zat pengatur tumbuh (hormon). Media yang sudah jadi ditempatkan pada tabung reaksi atau botol-botol kaca. Media yang digunakan juga harus disterilkan dengan cara memanaskannya dengan autoklaf.

3. Inisiasi kultur.
Inisiasi adalah pengambilan eksplan atau bahan tanam dari bagian tanaman indukan untuk kemudian dikulturkan. Bagian tanaman yang sering digunakan untuk kegiatan kultur jaringan adalah tunas, ujung akar, bunga, serbuk sari, batang karena bagian-bagian tersebut masih aktif membelah.

4. Sterilisasi.
Untuk mendapakan kultur yang bebas dari kontaminasi, eksplan harus disterilisasi. Sterilisasi merupakan upaya untuk menghilangkan kontaminan mikroorganisme yang menempel di permukaan eksplan. Beberapa bahan kimia yang dapat digunakan untuk mensterilkan permukaan eksplan adalah NaOCl, CaOCl2, etanol, dan HgCl2. Segala kegiatan dalam kultur jaringan harus dilakukan di empat yang steril, yaitu di laminar flow dan menggunakan alat-alat yang juga steril. Sterilisasi juga dilakukan terhadap peralatan, yaitu menggunakan alkohol yang disemprotkan secara merata pada peralatan yang digunakan.

5. Multiplikasi atau perbanyakan propagul.
Multiplikasi adalah kegiatan memperbanyak calon tanaman dengan menanam eksplan atau propagul pada media. Media pada multiplikasi biasanya disesuaikan dengan kebutuhan yang akan dicapai. Contohnya untuk menumbuhkan tunas-tunas pada media tersebut dapat ditambahkan zpt golongan sitokinin. Perbanyakan dapat dilakukan dengan cara merangsang terjadinya pertumbuhan tunas cabang dan percabangan aksiler atau merangsang terbentuknya tunas pucuk tanaman secara adventif, baik secara langsung maupun melalui induksi kalus terlebih dahulu.

6. Pemanjangan tunas, induksi, dan perkembangan akar.
Tujuan dari tahap ini adalah untuk membentuk akar dan pucuk tanaman yang cukup kuat untuk dapat bertahan hidup sampai saat dipindahkan dari lingkungan in-vitro ke lingkungan luar. Dalam tahap ini, kultur tanaman akan memperoleh ketahanannya terhadap pengaruh lingkungan, sehingga siap untuk diaklimatisasikan (Wetherell, 1976). Tunas-tunas yang dihasilkan pada tahap multiplikasi di pindahkan ke media lain untuk pemanjangan tunas.

7. Aklimatisasi.
Aklimatisasi adalah kegiatan mengadaptasikan tanaman atau mengkondisikan tanaman dari yang semula kondisinya terkendali ke kondisi yag tak terkendali, untuk menjadi tanaman yang autotrof. Aklimatiasi dilakukan dengan memindahkan eksplan keluar dari ruangan aseptic ke bedeng. Pemindahan dilakukan secara hati-hati dan bertahap, yaitu dengan memberikan sungkup. Sungkup digunakan untuk melindungi bibit dari udara luar dan serangan hama penyakit karena bibit hasil kultur jaringan sangat rentan terhadap serangan hama penyakit dan udara luar. Setelah bibit mampu beradaptasi dengan lingkungan barunya maka secara bertahap sungkup dilepaskan dan pemeliharaan bibit dilakukan dengan cara yang sama dengan pemeliharaan bibit generatif.


Letak pemanfaatan totipotensi terletak pada tahapan inisiasi kultur, sterilisasi, hingga aklimatisasi yaitu pengadaptasian tanaman menjadi tumbuhan dewasa yang sempurna yang identik dengan induknya. Hal ini disebabkan karena pengertian dari kultur jaringan itu sendiri adalah: suatu teknik untuk mengisolasi, sel, protoplasma, jaringan, dan organ dan menumbuhkan bagian tersebut pada nutrisi yang mengandung zat pengatur tumbuh tanaman pada kondisi aseptik, sehingga bagian-bagian tersebut dapat memperbanyak diri dan beregenerasi menjadi tanaman sempurna kembali. Dapat diperhatikan bahwa pada tahap inisiasi, bagian tanaman yang ingin dijadikan sebagai eksplan dipisahkan dari tanaman induknya dan pada tahapan sterilisasi, sel tanaman tersebut dikondisikan agar menjadi aseptik atau terhindar dari mikroorganisme lain. Selanjutnya pada tahapan multiplikasi, eksplan diletakan di media yang sudah disiapkan pada tahap pertama dan telah ditambahkan dengan zat pengatur tumbuh. Akhirnya eksplan pun mulai berkembang menjadi tanaman dewasa ketika eksplan tersebut mulai mengalami perpanjangan tunas hingga perkembangan akar. Pada tahap aklimatisasi akhirnya tanaman dikondisikan menjadi tanaman dewasa dan diadaptasikan ke kondisi di luar ruangan setelah sebelumnya dikembangbiakan dalam lingkungan yang steril dan terkontrol. Disini pemanfaatan totipotensi terlihat dari tumbuhnya tanaman dewasa yang baru dari satu bagian tanaman induk.


Manfaat utama dari teknik ini adalah untuk perbanyakan vegetatif tanaman yang permintaannya tinggi tetapi pasokannya rendah, karena laju perkembangannya dianggap lambat. Selain itu keuntungan lainnya adalah tanaman hasil kultur jaringan memiliki sifat sama dengan induknya (dimana tanaman induknya merupakan tanaman pilihan), memiliki tingkat berproduksi lebih tinggi, tidak membutuhkan media tanam yang luas, serta tidak perlu menunggu tanaman menjadi dewasa untuk membiakannya. Selain itu bibit hasil kultur jaringan dapat disimpan terlebih dahulu di suhu rendah sebagai stok atau cadangan sampai nantinya digunakan kembali.

Sumber:

Monday, May 27, 2013

Makalah Porifera, Coelenterata, dan Cacing Vermes | PART II

... a continuation of this post, part one.


3.     Cacing Vermes
Cacing vermes terdiri atas 3 filum berdasarkan rongga tubuhnya yaitu Platyhelminthes, Nemathelminthes, dan, Annelida. Tubuh cacing lunak, tak bercangkang, dan bila cacing tersebut dipotong menjadi dua, maka akan terbentuk dua potongan yang sama, yaitu kiri dan kanan yang disebut simetris bilateral. Cacing ini hidup sebagai parasit pada organisme lain. Hewan ini termasuk triplobastik, yaitu memiliki tiga lapisan kulit, di antaranya adalah ektoderm, yaitu lapisan luar yang akan berkembang menjadi kulit, mesoderm, yaitu lapisan tengah yang akan menjadi otot-otot dan beberapa organ tubuh, ektoderma yaitu lapisan luar yang akan menjadi usus dan alat pencernaan.

3.1. Ciri Morfologi dan Anatomi Platyhelminthes, Nemathelminthes, dan Annelida

3.1.1.      Platyhelminthes
Platyhelminthes berasal dari bahasa Yunani, yaitu dari kata platy yang berarti pipih dan helminthes yang berarti cacing. Jadi, Platyhelminthes berarti cacing pipih. Cacing Platyhelminthes ada yang hidup bebas dan ada yang hidup sebagai parasit. Platyhelminthes yang hidup bebas banyak ditemukan di laut, beberapa hidup di air tawar, dan di tempat-tempat yang lembap. Tubuh cacing platyhelminthes lunak dan epidermisnya mempunyai silia. Platyhelminthes yang hidup sebagai parasit mempunyai lapisan kutikula, silia yang hilang jika sudah dewasa, mempunyai alat pengisap, dan mungkin memiliki kait untuk menempel.
Platyhelminthes adalah hewan triploblastik, artinya, sudah mempunyai tiga lapisan tubuh, yaitu ektoderm, mesoderm, dan endoderm. Namun, Platyhelminthes belum mempunyai rongga tubuh (selom). Dengan demikian, cacing pipih termasuk hewan triploblastik aselomata. Sesuai dengan namanya, bentuk cacing ini pipih seperti daun atau seperti pita. Struktur tubuh Cacing pipih memanjang pipih dorsoventral. Bagian tubuh Platyhelminthes dapat dibagi menjadi bagian anterior (depan/kepala), posterior (belakang/ekor), dorsal (punggung), ventral (perut), dan lateral (samping).
Bentuk kepalanya segitiga dan terdapat dua bintik mata yang peka terhadap cahaya yang sering disebut oseli, panjangnya sekitar 2-3 cm. Bagian tubuhnya dibagi menjadi bagian kepala (anterior), ekor (posterior), bagian punggung (dorsal), bagian perut (ventral), dan bagian samping (lateral).
Sama seperti Coelenterata, masuknya oksigen dan keluarnya karbon dioksida pada Plathyhelminthes melalui permukaan tubuhnya. Adapun sistem sarafnya karena sudah mempunyai kepala sehingga mempunyai sistem saraf pusat, yaitu mempunyai ganglion otak berjumlah sepasang yang dihubungkan dengan serabut saraf menyerupai tangga yang terbuat dari tali dan dikenal dengan sistem saraf tangga tali.
Cacing platyhelminthes tidak memiliki sistem peredaran darah. Cacing pipih pernapasannya dilakukan dengan seluruh permukaan tubuh, dan melalui rongga gastrovaskuler. Tubuhnya simetri bilateral.

3.1.2.      Nemathelminthes
Nama Nemathelminthes berasal dari bahasa Latin nematos yang berarti benang dan nelminthes yang berarti cacing, Nemathelminthes berarti cacing benang. Cacing Nemathelminthes sering disebut juga cacing gilig karena cacing ini tidak terbagi menjadi segmen-segmen dan dengan bentuk tubuh yang silindris. Nama lain Nemathelminthes adalah Nematoda.
Cacing Nematoda disebut juga cacing gilig. Tubuh dari cacing ini gilig, tidak bersegmen, kulitnya halus, licin, dan dilapisi oleh kutikula. Apabila dipotong tubuhnya, akan terlihat tubuhnya bersifat bilateral simetris dan termasuk golongan hewan yang triplobastik pseudoselomata. Memiliki sistem pencernaan sempurna dan cairan tubuh pada coelom yang berfungsi sebagai sistem peredaran darah. Phylum Nematoda ini ditemukan di habitat air, tanah lembap, jaringan tumbuhan serta pada cairan dan jaringan hewan lainnya. Menurut Campbell (1998: 602), sekitar 80.000 spesies Nematoda telah diketahui. Nematoda yang ada, jumlahnya 10 kali lipat dari nematoda yang telah diketahui. Ukuran nematoda berkisar dari yang berukuran kurang dari 1 mm hingga lebih dari 1 m. Nematoda ada yang hidup bebas dan juga parasit pada hewan lainnya. Terlihat juga mulut dan anus di dalamnya juga terdapat usus, jadi sistem pencernaannya sudah lengkap. Cacing ini bernapas secara difusi melalui seluruh permukaan tubuh dan memiliki cairan mirip darah sebagai alat transportasi.

3.1.3.      Annelida
Annelida berasal dari kata annulus yang berarti cincin dan oidos yang berarti bentuk. Dari namanya, Annelida dapat disebut sebagai cacing yang bentuk tubuhnya bergelang-gelang atau disebut juga cacing gelang. Jumlah Annelida yang telah dikenal sekitar 15.000 spesies dengan ukuran yang bervariasi, dari yang panjangnya 1 mm hingga 3 m. Umumnya hidup bebas, meskipun ada juga yang bersifat parasit. Cacing ini mempunyai tingkatan lebih tinggi dibanding dengan kedua kelompok cacing yang telah dibahas sebelumnya. Annelida adalah hewan triploblastik yang sudah mempunyai rongga sejati sehingga disebut triploblastik selomata. Annelida mempunyai bentuk tubuh simetri bilateral, dengan tubuh beruas-ruas dan dilapisi lapisan kutikula nonchitinous serta dilengkapi pula oleh sejumlah bristle chitin yang disebut setae. Cacing ini terbagi sesuai dengan ruas-ruas tubuhnya dan satu sama lain dibatasi dengan sekat (septum). Pembuluh darah, sistem saraf, dan sistem ekskresi di setiap segmen saling berhubungan melewati septa. Meskipun demikian, antara ruas satu dan lainnya tetap berhubungan sehingga terlihat bentuk seperti cincin yang terkoordinasi.

Makalah Porifera, Coelenterata, dan Cacing Vermes | PART I

Jadi beberapa hari ini gue disibukan oleh pelatihan OSN (cerita selengkapnya nanti yaa) dan gue terpaksa meninggalkan pelajaran di sekolah. Akhirnya banyak banget ulangan yang gue susulan dan ternyata waktunya jadi mepet, akhirnya untuk ulangan Biologi, susulannya diganti berupa tugas ini yang karena iseng pengen gue pos.




Agak absurd sih come back post gue berupa makalah Biologi.. Yang penting blog ini tetep aktif deh ya! :D

(...)

1.     Pendahuluan

Animalia adalah salah satu kingdom yang mengelompokan makhluk hidup di bumi. Makhluk hidup yang tergolong ke dalam kingdom Animalia biasa kita sebut dengan hewan. Kingdom Animalia terdiri dari makhluk hidup yang eukariotik atau memiliki dinding sel, multiseluler, serta heterotrof karena tidak bisa menghasilkan makanannya sendiri. Berbeda dengan nutrisi autotrofik pada tumbuhan, hewan memasukkan bahan organik yang sudah jadi, ke dalam tubuhnya dengan cara menelan (ingestion) atau memakan organisme lain, atau memakan bahan organik yang terurai. Sel-sel hewan tidak memiliki dinding sel yang menyokong tubuh dengan kuat, seperti pada tumbuhan atau jamur. Komponen terbesar sel-sel hewan terdiri atas protein struktural kolagen. Keunikan hewan yang lain adalah adanya dua jaringan yang bertanggung jawab atas penghantaran impuls dan pergerakan, yaitu jaringan saraf dan jaringan otot sehingga dapat bergerak secara aktif. Hal ini membedakan kingdom Animalia dengan kingdom lain karena hampir semua kingdom Animalia dimungkinkan untuk melakukan perpindahan tempat. Sebagian besar hewan bereproduksi secara seksual, dengan tahapan diploid yang mendominasi siklus hidupnya. Alat pernapasan pada hewan bermacam-macam tergantung pada tempat hidupnya, ada yang bernapas dengan paru-paru seperti kucing, insang seperti ikan, kulit seperti cacing, trakea seperti serangga.
Sel hewan memiliki organel yang khas, yaitu adanya sentriol yang berguna pada saat pembelahan sel. Adanya organel tersebut menjadi salah satu ciri yang membedakan antara hewan dan tumbuhan. Ciri-ciri lain dari sel hewan adalah sel hewan tidak memiliki dinding sel, memiliki vakuola berukuran kecil bahkan tidak ada, tidak memiliki plastida. Plastida sendiri merupakan sel yang terdapat pada tumbuhan dan merupakan sel yang memberikan warna pada tumbuhan. Pada plastida terdapat sel kloroplas yang merupakan tempat berlangsungnya fotosintesis. Meskipun begitu, seperti pada tumbuhan, sel-sel hewan yang memiliki struktur dan fungsi yang sama akan membentuk suatu jaringan. Sebagian besar sel tersusun dari air dan komponen kimia utama, seperti protein, karbohidrat, lemak, dan asam nukleat. Sel tersusun dari dua lapis membran fosfolipid yang besifat selektif permeabel, yang berarti hanya molekul tertentu saja dapat masuk dan keluar sel.
Jaringan adalah kumpulan sel sejenis yang memiliki struktur dan fungsi yang sama untuk membentuk suatu organ. Jenis jaringan yang umumnya dimiliki oleh vertebrata dan manusia ada empat macam, yaitu jaringan epitl, jaringan ikat, jaringan otot, dan jaringan saraf. Jaringan ikat terdiri dari matriks dan sel-sel jaringan ikat. Matriks terdiri dari serat-serat dan bahan dasar, sedangkan serat-serat matriks sendiri terdiri dari beberapa jenis yaitu serat kalogen, serat elastin, dan serat retikuler. Jaringan ikatnnya terdiri dari beberapa jenis sel, misalnya adalah sel lemak.
Organ adalah gabungan dari berbagai jenis jaringan yang terorganisasi dalam fungsi tertentu. Makin tinggi derajat suatu hewan, makin banyak organ tubuh yang dimilikinya. Hal ini bertujuan untuk efisiensi kerja, karena dengan banyaknya organ tubuhmaka pembagian kerja akan semakin efektif. Berdasarkan letaknya, organ dikelompokan menjadi dua macam, yaitu organ dalam dan organ luar. Organ dalam tubuh dalam misalnya hati dan jantung. Sedangkan organ luar tubuh misalnya kulit, mata, telinga, dan hidung.
Selain itu menurut beberapa cirinya hewan juga dikelompokan lagi menjadi beberapa klasifikasi. Berdasarkan ada tidaknya tulang belakang, hewan dikelompokan menjadi vertebrata (memiliki tulang belakang) dan avertebrata. Berdasarkan simetri tubuhnya, animalia dibagi menjadi kelompok simetri radial dan simetri biateral. Menurut lapisan tubuhnya, terdapat kelompok animalia diploblastik dan triploblastik. Berdasarkan makanannya hewan dibagi atas karnivora, herbivora, omnivora, dan insektivora.
Hewan juga diklasifikasikan menjadi beberapa filum, diantaranya adalah Porifera (hewan berpori), Cnidaria termasuk Coelenterata (hewan berongga), Ctenophora termasuk Coelenterata (hewan berongga), Platyhelminthes (cacing pipih), Nemathelminthes (cacing gilik). Annelida (cacing gelang), Mollusca (hewan lunak), Arthropoda (hewan berkaki buku), Echinodermata (hewan berkulit duri), serta Chordata (hewan bertulang belakang).
Menurut para ahli, terbentuknya hewan-hewan di muka bumi ini dimulai dari zigot bersel satu yang mengalami pembelahan sel dan sel tersebut akan bertambah banyak yang terbentuk menyerupai bola. Bentuk seperti bola tersebut akan mengalami perkembangan, yaitu akan melekuk ke dalam sehingga akan terbentuk dua lapisan, yaitu ektoderm (lapisan luar) dan endoderm (lapisan dalam). Ektoderm dalam masa perkembangannya membentuk bagian-bagian tubuh tertentu, yaitu epidermis, kulit, dan sistem saraf, sedangkan lapisan endoderm akan berkembang menjadi sistem pencernaan dan kelenjarnya. Ada beberapa hewan yang berkembang pada tingkat kedua lapisan ini yang dinamakan diplobastik. Adapun yang termasuk golongan hewan ini adalah Porifera dan Coelenterata. Di antara kedua lapisan, yaitu ektoderm dan endoderm akan berkembang dan terbentuk lapisan mesoderm. Lapisan mesoderm akan berkembang membentuk bagian tubuh yang menjadi otot, sistem reproduksi, sistem sirkulasi, dan sistem ekskresi. Golongan hewan yang berkembang pada ketiga tingkat lapisan ini dinamakan triplobastik. Golongan hewan ini adalah Platyhelminthes dan Nemathelminthes.
Dari hasil penelitian diketahui pada Platyhelminthes belum mempunyai rongga tubuh, yaitu terlihat tubuhnya padat, tanpa rongga antara usus dan tubuh terluar sehingga digolongkan sebagai triplobastik aselomata (selom = rongga tubuh). Adapun pada Nemathelminthes mempunyai rongga tubuh semu, yaitu mesoderm belum membentuk rongga yang sesungguhnya karena tampak pada mesoderm belum terbagi menjadi lapisan dalam dan lapisan luar, yang dinamakan dengan triplobastik pseudoselomata dan yang mempunyai rongga tubuh dinamakan triplobastik selomata karena mesodermnya sudah dipisahkan oleh rongga tubuh yang terbentuk menjadi dua lapisan, yaitu dalam dan luar. Termasuk golongan hewan ini adalah Annelida sampai Chordata. Pada makalah kali ini akan dibahas mengenai Porifera hingga Annelida.

2.     Porifera dan Coelenterata

2.1.Ciri Morfologi dan Anatomi Porifera dan Coelenterata

2.1.1.      Porifera
Ciri utama porifera memiliki lubang (pori) yang banyak dan membentuk suatu sistem saluran. Jenis sistem salurannya dapat dibedakan menjadi askonoid, sikonoid, dan leukonoid atau rhagon berdasarkan tingkat kerumitannya. Air dan makanan yang larut didalamnya diambil oleh hewan tersebut masuk melalui lubang ostium, kemudian masuk ke dalam rongga tubuh. Setelah makanan diserap air yang berlebihan dikeluarkan melalui lubang yang di sebut oskulum.
Terdapat sel dengan bentuk khusus yang disebut koanosit atau sel leher yang berfungsi untuk pencemaan makanan. Sel koanosit memiliki nukleus, vakuola dan flagel. Karena pencernaan berlangsung di dalam sel maka disebut juga dengan pencernaan Intraseluler. Selain melalui sel koanosit, pencernaan juga dilakukan oleh sel amoebosit yang juga mendifusikan makanan. Pencernaan berlangsung di vakuola makanan sementara flagel pada sel koanosit berfungsi untuk membentuk aliran air. Porifera mempunyai eksoskeleton (rangka luar) yang terdiri dari serabut-serabut lentur yang disebut spongin dan terdiri dari duri yang disebut spikula.

2.1.2.      Coelenterata
Tubuhnya seperti kantong berongga dengan sebuah lubang sebagai mulutnya. Mulut ini dikelilingi oleh beberapa alat peraba yang disebut tentakel. Pada tubuh dan tentakelnya terdapat sel-sel penggatal atau sel penyengat yang berbentuk seperti panah. Sel penggatal digunakan untuk melindungi diri. Kalau ada sesuatu yang menyentuh hewan ini, panah-panah beracun itu dilepaskan. Karena itu, orang yang berenang di laut merasa gatal-gatal jika bersentuhan dengan hewan berongga, misalnya ubur-ubur. Sel ini juga disebut sebagai knidosit. Oleh karena itu Coelenterata kadang disebut juga dengan Cnidaria. Setiap knidosit memiliki kapsul penyengat (nematokis).
Sel penyengat juga dipergunakan oleh hewan berongga untuk melemaskan mangsanya. Mangsa yang sudah dilemaskan didorong oleh tentakel ke dalam mulutnya. Makanan dicernakan di dalam rongga tubuh yang berfungsi sebagai perut, sedangkan yang tidak tercerna dikeluarkan lagi juga melalui mulut.
Tubuh mereka terdiri atas mesoglea, suatu bahan tak hidup yang mirip jeli, terletak di antara dua lapisan epitelium yang biasanya setebal satu sel. Mereka memiliki dua bentuk tubuh dasar: medusa yang berenang dan polip yang sesil, keduanya simetris radial dengan mulut dikelilingi oleh tentakel berknidosit. Kedua bentuk tersebut mempunyai satu lubang jalan masuk yang berfungsi sebagai mulut maupun anus yang disebut manus serta rongga tubuh yang digunakan untuk mencerna makanan dan bernapas.

2.2.Cara Hidup Porifera dan Coelenterata

2.2.1.      Porifera
Porifera hidup secara heterotof. Makananya adalah bakteri dan plankton. Makanan yang masuk kedalam tubuhnya berbentuk cairan. Cara makan porifera disebut juga dengan filter feeder karena porifera menyaring materi makanan dalam air yang mengalir tersebut. Oleh karena itu, filum Porifera juga disebut sebagai pemakan cairan. Pencernaan dilakukan secara intraseluler di dalam koanosit dan amoebosit. Habitat porifera umumnya di laut, mulai dari tepi pantai hingga laut dengan kedalaman 5 km. Sekitar 150 jenis porifera hidup di ait tawar, misalnya Haliciona dari kelas Demospongia. Porifera yang telah dewasa tidak dapat berpindah tempat (sesil), hidupnya menempel pada batu atau benda lainya di dasar laut. Karena porifera yang bercirikan tidak dapat berpindah tempat, kadang porifera dianggap sebagai tumbuhan.

2.2.2.      Coelenterata
Coelentera hidup secara heterotrof dengan memangsa plankton dan hewan kecil lainnya yang berada di air. Coelenterata melumpuhkan mangsanya dengan menggunakan tentakelnya yang memiliki sel knidosit. Setiap knidosit mengandung kapsul penyengat yang disebut nematokis (nematosista). Setelah mangsanya itu lumpuh, tentakel menggulung dan membawa mangsa ke mulut.
Coelenterata seluruhnya hidup di air, baik itu air laut ataupun air tawar. Sebagian besar hidup berkoloni atau soliter. Coelenterata yang berbentuk polip hidup soliter atau berkoloni di dasar air. Polip tidak dapat berpindah tempat. Sedangkan Coelenterata yang berbentuk medusa dapat melayang bebas di dalam air.
Proses pencernaan makanan pada Coelenterata dapat secara ekstraseluler maupun intraseluler. Secara ekstraseluler adalah dengan bantuan enzim pada gastrosol atau coelenteron, semacam kantung yang berbatasan dengan gastrodermis. Sementara pencernaan makanan secara intraseluler dengan cara dicerna oleh vakuola makanan yang terdapat di dalam sel-sel gastrodermis. Pengedaran sari makanan dilakukan secara difusi. Gastrodermis tersusun dari bahan gelatin.

Thursday, November 29, 2012

Rangkuman Biologi SMA X part II


PROTISTA

Ciri Protista:
eukariotik, uniseluler maupun multiseluler.
            Protista yang menyerupai jamur merupakan jamur parasit dan predator yang menghasilkan spora. Jamur parasit merupakan jamur air pengurai uniseluler. Jamur predator atau fagosit merupakan jamur lendir yang hidup seperti Amoeba.
            Protista yang menyerupai hewan non-fotosintetik dan memiliki alatgerak. Predator uniseluler dan parasit.
            Protista menyerupai tumbuhan merupakan uniseluler dan fotosintetik berflagelum.

Protista Menyerupai Jamur
Memiliki struktur yang menghasilkan spora, heterotrof, parasit.
  1. Jamur Air (Oomycota)
Hidup bebas dan mendapatkan nutrisi dari sisa tumbuhan di kolam, danau, dan aliran air. Ada juga yang parasit pada organisme akuatik: Saprolegnia. Jamur putih bergerombol pada buah anggur: Plasmospora viticola, jamur pada kentang dan tomat: Phytopthora infestans.
Aseksual: sporangium di ujung hifa. Di dalam sporangium dihasilkan zoospora (spora berflagel).
Seksual: penyatuan gamet jantan dan betina. Gamet jantan oleh anteridium dan gamet betina oleh oogonium.
  1. Jamur Lendir (Myxomycota)
Seluruh jamur lendir menghasilkan sel hidup yang bebas yang disebut amoeboid karena memiliki bentuk seperti Amoeba. Predator fagosit. Dapat menelan bakteri, hama, spora, dan berbagai komponen organik.
Ketika makanan kurang, sel-sel kelaparan bergabung membentuk massa yang berlendir dan bermigrasi ke lingkungan baru yang dapat mendukung pertumbuhannya. Pergerakan massa tersebut dihasilkan oleh gabungan kontraksi sel-sel tunggal.
Contoh jamur lendir: Dictyoselium discoideum.

Protista Menyerupai Hewan
Sel Protozoa terdiri dari membran sel, sitoplasma, vakuola makanan, vakuola kontraktil (berdenyut), dan inti sel. Membran sel berfungsi sebagai pelindung dan pengatur pertukaran makanan dan gas. Vakuola makanan adalah vakuola yang berfungsi mencerna makanan. Proses makan dengan cara ”menelan” dilakukan oleh setiap bagian membran sel atau melalui sitostoma (mulut sel). Zat makanan yang masuk ke sitoplasma secara difusi. Sisa makanan dikeluarkan melalui vakuola kontraktil. Vakuola ini juga mengatur kadar osmotik di dalam sel. Inti sel mengatur aktivitas sel. Protozoa merupakan heterotrof.
Aseksual: pembelahan biner.
Seksual: penyatuan sel generatif. Reproduksi seksual dengan penyaturan inti vegetatif disebut konjugasi.
Sel tidak aktif yang dihasilkan Protozoa disebut kista, yang diselubungi polisakarida untuk melindungi Protozoa dari keadaan tidak menguntungkan.
  1. Rhizopoda (Sarcodina)
Bergerak dengan penjuluran pseupodia (kaki semu). Keadaan sitoplasma sangat encer disebut fase sol, saat kental disebut fase gel. Bentuk pseupodia ada yang ujungnya runcing (filopodia), ujung terpusat (aksopodia), dan ujung tumpul (lobodia).
Sitoplasmanya terdiri dari ektoplasma dan endoplasma. Ektoplasma berada di luar berbatasan dengan membran plasma dan lebih kental dari endoplasma, yang berada di bagian dalam sel.
Aseksual: pembelahan biner.
Entamoeba gingivalis: parasit pada gigi dan gusi manusia. Entamoeba histolytica: parasit pada usus manusia dan menyebabkan disentri.
  1. Ciliata (Ciliophora/Infusoria)
Bergerak dengan menggetarkan silia. Silia juga membantu pergerakan makanan ke sitostoma. Makanan yang terkumpul di sitostoma akan dilanjutkan ke sitofaring (kerongkongan sel).
Ciliata memiliki dua inti yaitu makronukleus yang memiliki fungsi vegetatif yaitu pertumbuhan dan perkembangbiakan, mikronukleus yang memiliki fungsi reproduktif yaitu pada konjugasi. Trikosis untuk pertahanan diri dari musuh.
Aseksual: pembelahan biner.
Seksual: konjugasi.
Balantidium coli menyebabkan diare (balantidiosis).
  1. Flagellata (Mastigophora)
Bergerak dengan menggunakan bulu cambuk atau flagelum. Ada flagelum bagian belakangan (posterior) dan flagelum bagian depan (anterior).
Aseksual: pembelahan biner membujur.
Trypanosoma brucei: penyakit tidur. Trichomonas vaginalis: penyakit kelamin. Glossina moritans adalah lalat yang membawa penyakit tidur.
  1. Sporozoa (Apicomplexa)
Aseksual: pembelahan biner.
            Seksual: pembentukan gamet penyatuan gamet jantan dan betina.
            Toxoplasma gondii: toksoplasmosis, Plasmodium: malaria.

Peranan Protozoa:
  • Foraminifera, petunjuk pencarian sumber daya minyak, gas alam, mineral.
  • Radiolaria, bahan penggosok.


Protista Menyerupai Tumbuhan
Struktur yang tidak dapat dibedakan antara akar, batang, dan daun dikelompokan dalam Thallophyta (disebut talus).
Ganggang uniseluler soliter: Chlorella, ganggang uniseluler berkoloni: Gonium, Volvox, ganggang multiseluler: Spirogyra, Ulva, Macrocystis.
Sel ganggang memiliki kloroplas yang merupakan organel plastida yang mengandung zat warna (pigmen). Pigmen berfungsi menyerap energi cahaya matahari untuk fotosintesis. Ganggang memiliki suatu struktir di dalam kloroplas yang disebut pirenoid (tempat penyimpanan makanan pada semua jenis ganggang). Cadangan makanan dapat berupa: amilum dan minyak (ganggang hijau), leukosin dan minyak (ganggang keemasan), laminarin (ganggang cokelat), dan tepung florid (ganggang merah).
Aseksual:  pembelahan biner (uniseluler), fragmentasi (multiseluler filamen & talus), dan pembentukan spora.
Seksual: (read book!)
Euglenoid
Memiliki bintik mata yang berisi fotoreseptor yang ditutupi pigmen merah (fikobilin). Uniseluler yang tidak memiliki dinding sel. Dibungkus suatu protein yang disebut pelikel. Hasil fotosintesis disimpa dengan bentuk paramilon (sejenis zat pati). Pembelahan biner.


Chrysophyta
Pyrrophyta
Chlorophyta
Rhodophyta
Phaeophyta
Pigmen
Santofil
Dinosantin
Klorofil
Fikoeritrin
Fukosantin
Dinding sel
Hemiselulosa, silika, pektin
Lempeng selulosa
Selulosa
Selulosa dan pektin
Pektin dan algin
Cadangan makanan
Lemak dan karbohidrat

Amilum
Tepung floridian
Laminarin
Aseksual
Pembelahan biner (uniseluler) dan spora.
Pembelahan biner
Membelah diri, membentuk spora, fragmentasi.
Spora
Fragmentasi dan zoospora.
Seksual
Penyatuan gamet

Isogami, anisogami, oogami.
Oogami
Isogami, anisogami, oogami.
Contoh
Navicula
Noctiluca
Volvox, Ulva, Spirogyra
Gelidium robustum
Laminaria, Turbinaria

Manfaat ganggang:
  • Chlorella, sumber makanan suplemen bergizi tinggi.
  • Gelidium dan Euchema dari ganggang merah, penghasil gelatin untuk agar-agar.
  • Cangkang emas diatom, bahan peledak, campuran seme.n, bahan penggosok.
  • Laminaria digitalis, penghasil yodium.

Tuesday, November 20, 2012

Rangkuman Biologi SMA X

all credit goes to @amknana :3


FUNGI

Ciri Jamur
Eukariotik, memiliki dinding sel dari kitin, namun tidak memiliki klorofil. Beberapa memiliki pigmen warna seperti pada Amanita muscaria.

Ciri Tubuh
Jamur ada yang uniseluler dan multiseluler. Contoh uniseluler: Saccharomyces (khamir).
Bentuk tubuh bisa oval pada jamur uniseluler sampai benang atau membentuk tubuh buah pada jamur multiseluler. Tubuh buah memiliki bentuk beragam seperti: mangkuk, payung, lingkaran, kuping, bulat.
Jamur multiseluler memiliki sel memanjang berupa benang-benang yang disebut hifa (jamak: hifae). Hifa pada jenis jamur tertentu memiliki sekat antar sel yang disebut septum (jamak: septa). Septa memiliki celah sehingga sitoplasma antar sel yang satu dengan yang lainnya dapat berhubungan. Hifa tanpa septa disebut hifa senositik. Hifa berfungsi menyerap makanan.
Hifa jamur bercabang dan berjalinan membentuk miselium (jamak: misela). Miselium yang menyerap makanan disebut miselium vegetatif dan miselium untuk reproduksi disebut miselium generatif. Pada miselium vegetatif, terkadang ada yang memiliki houstorium yang dapat menembus sel inangnya.

Cara Hidup
Jamur menyerap zat organik di sekitarnya. Zat organik kompleks akan diuraikan menjadi zat organik sederhana oleh enzim yang dikeluarkan jamur. penguraian atau pencernaan zat organik di luar sel disebut pencernaan ekstraseluler. Bahan organik yang diserap selain digunakan untuk kelangsungan hidupnya juga disimpan dalam bentuk glikogen.

Saprofit:    Memperoleh zat organik dari sisa organisme mati. Dekomposer. Pelapukan & pembusukan.
Parasit:     Memperoleh zat organik dari organisme hidup.
Mutual:     Jamur bersimbiosis dengan ganggang hijau biru = lumut kerak. Dengan akar tanaman tingkat tinggi = mikoriza.

Habitat
Di darat: terestrial.

Reproduksi
Reproduksi secara aseksual terjadi dengan pembentukan kuncup atau tunas pada jamur uniseluler, serta pemutusan benang hifa (fragmentasi miselium) dan pembentukan spora aseksual  (spora vegetatif) pada jamur multi seluler. Spora aseksual dapat berupa sporangiospora atau konidiospora. Sporangiospora dihasilkan dari pembelahan mitosis sel dalam kotak spora (sporangium) yang terdapat pada ujung spongiofor (struktur yang mendukung sporangium). Konidiospora dihasilkan dari pembelahan mitosis sel pada ujung konidiofor (struktis yang mendukung konidiosporangium).
Reproduksi jamur secara seksual dilakukan secara singami (penyatuan sel atau hifa yang berbeda jenis). Singami terdiri dari dua tahap yaitu plasmogami (penyatuan plasma sek) dan kariogami (penyatuan inti sel). Plasmogami menghasilkan sel atau hifa berinti dua (dikarion) yang haploid (n). Sel atau hifa dikarion haploid ini melebur membentuk keturunan berinti satu (monokarion) yang diploid (2n). Spora aseksual dapat berupa zigospora, askospora, dan basidiospora.


Monday, March 26, 2012

Rangkuman TIK SMP

TIK US 2012

Peralatan TIK di Berbagai Bidang
Telekomunikasi atau komunikasi jarak jauh adalah komunikasi yang dilakukan dengan menggunakan peralatan dan sistem telekomunikasi yang mentransmisikan sinyal optik atau elektronik dariu satu tempat ke tempat lain yang saling berjauhan.
Berbagai peralatan komputer:
  1. Telegraf
Sistem telekomunikasi yang menggunakan peralatan listrik untuk mengirimkan dan menerima sinyal sesuai kode dalam bentuk pulsa listrik.
  1. Telepon
Peralatan yang mengubah suara menjadi sinyal listrik dan mengirimkannya melalui kabel jaringan telepon. Bagian telepon:
a. Mekanisme dialing
b. Transmitter
c. Ringer
d. Receiver
  1. Faksimile (Faks)
Peralatan telekomunikasi yang digunakan untuk mengirimkan tulisan dan gambar melalui kabel telepon.
  1. Televisi
Sistem telekomunikasi yang mengirimkan dan menerima gambar dan suara dengan cara mengirimkan sinyal-sinyal elektronik melalui kabel dan serat optik, atau dengan menggunakan gelombang elektromagnetik.
  1. Radio
Alat komunikasi yang mengirimkan suara melalui udara dengan menggunakan gelombang elektromagnetik. Teknik menumpangkan sinyal suara di sinyal yang lain disebut modulasi. Ada beberapa sistem modulasi yaitu amplitude modulation, frequency modulation, dan phase modulation. Tiga komponen pada radio:
    1. Sumber suara
    2. Pemancar (osilator yang menghasilkan gelombang sinus dan modulator yang menstabilkan frekuensi dan amplitudo).
    3. Antena
FM berada pada frekuensi 88-108 MHz sehingga relatif aman.
  1. Telepon bergerak
    1. GSM
Global System for Mobile Telecomunication. Beroperasi pada 900-1800 GHz. SIM Card= Subscriber Identity Module.
b. CDMA
Code Division Multiple Access.
Jenis-jenis komputer:
  1. Personal computer
  2. Supercomputer
  3. Dedicated computer
  4. Embedded computer
Peranan TIK dalam Berbagai Kehidupan
1. Pendidikan
o Berbagi hasil penelitian
o Kelas online
o Perpustakaan online
o Konsultasi dengan pakar
o Diskusi online
Bagi pelajar:
o Materi disajikan dengan menarik dan interaktif
o Dengan mudah mengakses sumber pengetahuan
o Mudah mengakses hasil penelitian orang lain
o Terhindar dari hambaratan belajar konvensional
Bagi lembaga pendidikan:
o Dapat menjangkau murid di daerah lain
o Dapat bertukar informasi dengan institut lain
o Mengurangi biaya buku, perpustakaan online
o Saling berbagi ilmu dengan institusi lain
o Pelayanan lebih baik kepada siswa
2. Bisnis
o Internet banking
o SMS banking
o E-commerce
Bagi perusahaan:
o Dapat menjangkau pembeli secara lebih luas
o Mengurangi biaya operasional
o Mengurangi pembangunan cabang
o Menjual dengan harga murah dan bersaing
Bagi pembeli:
o Dapat membeli barang di luar negeri
o Mengurangi waktu dan biaya transportasi
o Punya banyak pilihan
o Bisa membeli dengan harga lebih murah
3. Pemerintahan
o Meningkatkan pelayanan kepada masyarakat
o Meningkatnya hubungan antara pemerintah dengan dunia usaha dan masyarakat
o Memperluas akses masyarakat
o Hilangnya birokrasi yg selama ini menjadi momok masyarakat bila berhubungan dengan pemerintah
4. Sosial
ICT4PR (Information and Communication Technology for Poverty Reduction).
Dampak Negatif Penggunaan TIK
1. Pelanggaran Hak Cipta
Hak cipta adalah hak bagi seseorang atau sekelompok atau sebuah hasil ciptaan untuk mengumumkan atau memperbanyak ciptaannya atau memberikannya kepada pihak lain untuk mengumumkan, memperbanyak, menggunakan karya ciptanya.
2. Cybercrime
Kejahatan atau tindakan melawan hukum yang dilakukan oleh seseorang dengan menggunakan sarana komputer. Dapat diartikan sebagai kejahatan yang dilakukan di dunia maya.
o Unauthorized access, memasuki komputer atau jaringan komputer secara tidak sah atau tanpa izin.
o Illegal contents, memasukkan data atau informasi ke internet tentang sesuatu hal yang tidak benar dan tidak sesuai dengan norma-norma dengan tujuan untuk merugikan orang lain atau untuk menimbulkan kekacauan.
o Data forgery, memasuki jaringan komputer pihak atau negara lain dengan tujuan untuk mata-mata.
o Cyber sabotage and extortion, dilakukan untuk menimbulkan gangguan, perusakan atau penghancuran terhadap suatu data, program, atau jaringan komputer pihak lain. Memasukkan virus atau program tertentu yang bersifat merusak. Cyber terrorism.
o Offense against intellectual property, menggunakan hak kekayaan atas intelektual yang dimiliki pihak lain di internet.
o Infringements of privacy, mendapatkan informasi yang bersifat pribadi dan rahasia.
o Phising, mengecoh orang lain agar memberikan data-data pribadinya ke situs yang disiapkan pelaku.
o Carding, kejaharan penipuan dengan menggunakan kartu kredit.
3. Penyebaran virus komputer
Virus komputer adalah sebuah program kecil yang mempunyai kemampuan menggandakan dirinya sendiri dan bersifat mengganggu dan merusak komputer yang terinfeksi olehnya. Berukuran sangat kecil, dapat menggandakan diri sendiri, membutuhkan medium agar bisa menyebar, membutuhkan korban agar dapat tetap hidup. Cara mencegahnya dengan menggunakan dan update antivirus, menyadari kerusakan sejak awal, berhati-hati membuka file baru, dan backup data secara teratur.
Melakukan Proses Booting
Dengan cara menekan tombol power pada CPU atau Ctrl + Alt + Del untuk warm booting.
Sistem Operasi
Adalah perangkat lunak yang berfungsi mengoperasikan komputer dan menyediakan layanan antarmukan dengan program aplikasi dan dengan pengguna komputer. Fungsi sistem operasi adalah untuk melakukan, (1) pengorganisasian dan pengendalian kegiatan komputer, (2) pengaturan memori, (3) pengaturan penyimpanan di harddisk, (4) pengaturan proses input dan output data, (5) manajemen file.
Berbagai sistem operasi:
  • DOS, CUI (Character User Interface)
  • Unix
  • Linux
  • Windows, GUI, user friendly, banyak aplikasi yang bisa digunakan.
Bagian dekstop:
o Icon, simbol atau gambar yang mewakili file, folder, atau drive.
o Menu start, memuat berbagai perintah dan program-program di komputer.
o Taksbar, bar yang terdapat di bagian bawah layar dekstop.
o Background dekstop, gambar yang menjadi latar belakang tampilan dekstop.
Tombol-tombol keyboard:
o Enter, untuk menjalankan perintah, membuka program, paragraf baru dalam sebuah pengetikan.
o Spacebar, untuk membuat jarak antar kata.
o Capslock, huruf besar.
o Shift, mengaktifkan huruf besar atau fungsi kedua tombol untuk satu karakter.
o Ctrl, tombol kombinasi untuk menjalankan perintah keyboard.
o Back space, menghapus satu karakter terakhir yang diketik.
o Alt, tombol untuk mengaktifkan menu bar dan tombol keyboard.
F1
Mendapatkan bantuan (office assistant)
F2
Memindahkan teks atau gambar
F3
Menambahkan sebuah masukan Auto Text
F4
Mengulangi aksi terakhir
F5
Menjalankan perintah Go To (menu Edit)
F6
Berpindah ke pane atau frame berikutnya
F12
Menjalankan perintah Save As
Kelingking kiri
Q,A,Z
Manis kiri
W,S,X
Tengah kiri
E,D,C
Telunjuk kiri
R,F,V,T,G,B
Ibu jari kiri
Spasi
Ibu jari kanan
Spasi
Telunjuk kanan
Y,U,H,J,N,M
Tengah kanan
I,K, (,)
Manis kanan
O,L, (.)
Kelingking kanan
P, ([), (]), (;), (‘), (/)
Perangkat Keras
1. CPU, Central Processing Unit. Merupakan pusat pengontrolan kinerja komputer.
2. Keyboard, adalah seperangkat tombol yang berfungsi sebagai media masukan bagi komputer.
3. Monitor, alat keluaran yang memberikan tampilan visual kepada pengguna komputer.
4. Printer, perangkat output yang digunakan untuk menghasilkan cetakan dari komputer dalam bentuk kertas.
Perangkat Lunak Pengolah Kata
1. Lotus Word Pro
2. OpenOffice Writer
3. StarOffice Writer
4. Corel WordPerfect
5. Microsoft Word (hasil cetakan bagus, WYSIWYG, dapat disimpan dalam bentuk halaman web, dapat langsung dikirim melalui email, user friendly, dapat memasukkan tabel, data, dan grafik).
Perangkat Lunak Pengolah Angka
1. Lotus 123
2. StarfOffice Calc
3. OpenOffice Calc
4. KSpread
5. Gnumeric
6. XESS
7. Microsoft Excel
Perangkat Lunak Pengolah Multimedia
1. Kpresenter
2. OpenOffice Impress
3. StarOffice Impress
4. Microsoft PowerPoint
Microsot Word
Merupakan perangkat lunak aplikasi yang digunakan untuk membuat tulisan di komputer.
Menu pada Word:
  • Title Bar, berfungsi menampilkan nama dokumen yang sedang aktif.
  • Kontrol jendela, tanda Minimize, Maximize, Restore, dan Close.
  • Menu Bar, memuat daftar perintah di Word dan memuat 9 menu, File, Edit, View, Insert, Format, Tools, Table, Windows, dan Help.
  • Toolbar, komponen jendela yang memuat tombol-tombol perintah.
  • Kursor, menunjukkan bagian halaman dokumen yang sedang aktif.
  • Task Pane, jendela kecil yang terdapat pada aplikasi Office dan memuat daftar-daftar perintah yang biasa digunakan.
  • Scroll Bar, untuk menggeser halaman dokumen ke kiri-kanan (horizontal) maupun atas-bawah (vertikal).
  • Mistar (ruler), menunjukkan ukuran sebenarnya dari halaman dokumen yang sedang dikerjakan.
  • Status bar, menampilkn informasi berkenaan dengan yang sedang dikerjakan. Page number, menampilkan halaman dokumen yang sedang ditampilkan; section number, menampilkan bagian dokumen yang sedang ditampilkan; number/number, menampilkan halaman ke berapa dari total halaman yang diihitung secara fisik dalam dokumen; At, menampilkan jarak letak kursor dari atas halaman dokumen; Ln, baris teks tempat kursor berada; Col, jarak dalam satuan karakter dari margin kiri ke lokasi kursor.
  • SubMenu, menu tambahan yang terdapat pada suatu menu.
  • Menu Pop-Up, menu yang muncul apabila kita mengklik kanan di tempat tertentu di dokumen atau jendela Word.
Memberi efek pada teks:
1. Pilihlah teks yang akan diberi efek
2. Klik Format, Font
3. Klik tab Font
4. Pada bagian Effect, pilihlah efek yang diinginkan
5. Klik OK.
Tidak bisa dipakai sebagai nama dokumen: (*), (:), (“), (?), (<), (>), (\), (/), dan (|).
Ukuran kertas:
  • Letter (8,5 x 11 inch)
  • Legal (8,5 x 14 inch)
  • A4 (210 x 297 mm)
  • A5 (148 x 210 mm)
  • Photo (4 x 6 inch)
Mengatur ukuran kertas:
1. Dari menu File, klik Page Setup
2. Klik tab Paper
3. Pilih ukuran kertas pada Paper Size
4. Klik OK
Mengatur orientasi halaman:
  1. Dari menu File, klik Page Setup
  2. Klik tab Margins, pilih Landscape atau Portrait
  3. Klik OK
Perataan teks adalah pengaturan penjajaran teks di paragraf. Perataan kiri berarti teks mulai diketik dari kiri halaman dokumen dan paragraf tampak rata pada sisi sebelah kiri. Perataan kanan berarti teks dimulai dari kanan dokumen dan paragraf akan tampak rata pada sisi sebelah kanan. Perataan tengah berarti teks mulai diketik dari tengah-tengah halaman dokumen dan akan ditempatkan di tengah-tengah. Perataan kiri-kanan berarti teks diketik dari kiri tetapi paragraf akan diatur sehingga tampak rata kiri-kanan.
Inden adalah pergeseran teks paragraf dari margin kiri atau margin kanan. Inden menentukan jarak teks paragraf dengan margin kiri atau paragraf.
(read pg. 43-47)
Menyisipkan Objek
Menambahkan tabel ke dokumen:
  1. Table
  2. Insert
  3. Masukkan jumlah kolom di Number of columns, dan baris di Number of rows.
  4. Untuk memilih jenis tabel, klik Table AutoFormat (format tabel ada di Table styles).
(read pg. 63-67)
Menambahkan gambar ke dokumen:
  1. Insert, Picture, From file
  2. Buka folder dimana file disimpan
  3. Pilih file
  4. Klik Insert
(read pg. 69-73)
Microsoft Excel
Bagian-bagian:
o Bar judul, menampilkan nama file yang sedang dibuka.
o Kontrol jendela, berfungsi mengatur tampilan jendela Excel.
o Bar menu, memuat menu-menu yang terdapat di Excel (File, Edit, View, Insert, Format, Tools, Data, Windows, Help)
o Toolbar, memuat tombol-tombol perintah yang terdapat di lingkungan kerja Excel.
o Lembaran kerja, berbentuk tabel yang terdiri dari kolom-kolom dan baris-baris. (A-IV, 256 kolom; 65.536 baris. Pada Excel 2007 terdapat 16.384 kolom, A-XFD, dan 1.048.576 baris).
o Bar nama, terletak di bawah toolbar dan di atas lembaran kerja. Menampilkan sel yang sedang aktif.
o Bar rumus, terletak sejajar dengan bar nama. Untuk memasukkan dan mengedit data atau rumus-rumus yang terdapat di sel-sel atau grafik-grafik.
o Kontrol buku kerja, fungsi sama dengan kontrol jendela dan terletak sejajar dengan bar menu.
o Tab lembaran kerja, berfungsi mengaktifkan sebuah lembaran kerja.
o Kontrol lembaran kerja, menggeser tab lembaran kerja ke kiri dan ke kanan sehingga tab lembaran kerja yang tidak ditampilkan dapat diatur agar ditampilkan.
Mengatur Lebar Kolom dan Tinggi Baris
Kolom:
  1. Format, Column, Width
  2. Masukkan lebar kolom yang diinginkan
  3. OK
Baris:
  1. Pilih baris yang ingin diatur
  2. Format, Row, Height
  3. Masukkan tinggi baris yang diinginkan
  4. OK
PG. 142-172 ARE ALL IMPORTANT!
FUNCTION from another source.
Internet dan Intranet
Internet adalah jaringan komunikasi data yang sangat luas mencakup seluruh dunia.
Intranet adalah jaringan komputer yang mencakup wilayah yang lebih sempit.
Dasar Jaringan Komputer
Jaringan komputer adalah kumpulan komputer yang terhubung satu dengan yang lain.
Topologi/Bentuk Fisik Jaringan :
Topologi suatu jaringan didasarkan pada cara penghubung sejumlah node atau sentral dalam membentuk suatu sistem jaringan. Topologi jaringan yang umum dipakai adalah : Mess, Bintang (Star), Bus, Tree, dan Cincin (Ring).
a. Topologi Jaringan Mesh
Topologi jaringan ini menerapkan hubungan antar sentral secara penuh. Jumlah saluran harus disediakan untuk membentuk jaringan Mesh adalah jumlah sentral dikurangi 1 (n-1, n = jumlah sentral). Tingkat kerumitan jaringan sebanding dengan meningkatnya jumlah sentral yang terpasang. Dengan demikian disamping kurang ekonomis juga relatif mahal dalam pengoperasiannya.
b. Topologi Jaringan Bintang (Star)
Dalam topologi jaringan bintang, salah satu sentral dibuat sebagai sentral pusat. Bila dibandingkan dengan sistem mesh, sistem ini mempunyai tingkat kerumitan jaringan yang lebih sederhana sehingga sistem menjadi lebih ekonomis, tetapi beban yang dipikul sentral pusat cukup berat. Dengan demikian kemungkinan tingkat kerusakan atau gangguan dari sentral ini lebih besar.
c. Topologi Jaringan Bus
Pada topologi ini semua sentral dihubungkan secara langsung pada medium transmisi dengan konfigurasi yang disebut Bus. Transmisi sinyal dari suatu sentral tidak dialirkan secara bersamaan dalam dua arah. Hal ini berbeda sekali dengan yang terjadi pada topologi jaringan mesh atau bintang, yang pada kedua sistem tersebut dapat dilakukan komunikasi atau interkoneksi antar sentral secara bersamaan. topologi jaringan bus tidak umum digunakan untuk interkoneksi antar sentral, tetapi biasanya digunakan pada sistem jaringan komputer.
d. Topologi Jaringan Pohon (Tree)
Topologi jaringan ini disebut juga sebagai topologi jaringan bertingkat. Topologi ini biasanya digunakan untuk interkoneksi antar sentral dengan hirarki yang berbeda. Untuk hirarki yang lebih rendah digambarkan pada lokasi yang rendah dan semakin keatas mempunyai hirarki semakin tinggi. Topologi jaringan jenis ini cocok digunakan pada sistem jaringan komputer .
e. Topologi Jaringan Cincin (Ring)
Untuk membentuk jaringan cincin, setiap sentral harus dihubungkan seri satu dengan yang lain dan hubungan ini akan membentuk loop tertutup. Dalam sistem ini setiap sentral harus dirancang agar dapat berinteraksi dengan sentral yang berdekatan maupun berjauhan. Dengan demikian kemampuan melakukan switching ke berbagai arah sentral. Keuntungan dari topologi jaringan ini antara lain : tingkat kerumitan jaringan rendah (sederhana), juga bila ada gangguan atau kerusakan pada suatu sentral maka aliran trafik dapat dilewatkan pada arah lain dalam sistem. Yang paling banyak digunakan dalam jaringan komputer adalah jaringanbertipe bus dan pohon (tree), hal ini karena alasan kerumitan, kemudahan instalasi dan pemeliharaan serta harga yang harus dibayar. Tapi hanya jaringan bertipe pohon (tree) saja yang diakui kehandalannya karena putusnya salah satu kabel pada client, tidak akan mempengaruhi hubungan client yang lain.
Perangkat Keras Internet atau Intranet
1. Server, penyedia layanan untuk client.
2. Client, yang menerima layanan dari server.
3. Kartu jaringan, perangkat keras jaringan yang dipasang di motherboard komputer yang terdapat di jaringan.
4. Hub, membagi sinyal data dari LAN Card.
5. Kabel dan konektor, kabel jaringan yang digunakan untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer lain.
Kecepatan Akses Internet
1. HSDPA, High Speed Downlink Packet Access 2,6 Mbps.
2. 3G, 2 Mbps.
3. GPRS, 115 kbps.
4. WiFi, 11 Mbps.
Penyambungan Internet
1. Melalui koneksi dial up (koneksi jaringan telepon)
2. ADSL, Assymetrical Digital Subscriber Line, melalui jaringan telepon tapi ada modem.
3. Melalui jaringan LAN
4. Melalui jaringan GPRS, General Packet Radio Service membutuhkan SIM Card dan hp yang mendukung teknologi tersebut.
5. Melalui jaringan WiFi, Wireless Fidelity, adalah teknologi jaringan tanpa kabel dengan gelombang elektromagnetik frekuensi tinggi untuk mengirimkan data.
Perangkat Lunak untuk Mengakses Jaringan Internet
1. Google Chrome
2. Mozilla Firefox
3. Safari Browser
4. Opera Mini
5. Internet Explorer
Bagian Internet Explorer
1. Title Bar, berisi judul website yang sedang ditampilkan dan kontrol jendela.
2. Menu bar, tempat menu-menu pada jendela Internet Explorer (File, Edit, View, Favorites, Tools, dan Help).
3. Toolbar, memuat tombol-tombol perintah (Back, Forward, Stop, Refresh, Home, Search, Favorites, Media, History, E-mail, Print, Edit).
4. Address Bar, kotak teks untuk memasukkan alamat website yang akan dituju.
5. Status Bar, menampilkan kemajuan proses yang sedang dilakukan pada saat browser mendownload sebuah halaman web.
6. Task Pane, jendela kecil pada bagian kiri jendela browser apabila kita mengklik Search, Favorites, dan History.
Bagian_bagian domain
  1. Protokol yang digunakan: http
  2. Nama komputer host: www
  3. Nama domain level kedua: itb
  4. Nama domain level pertama: ac.id.
  5. Nama direktori: pasca sarjana
  6. Nama file: syarat_pendaftaran.htm
Membuka Akses Internet
  1. Jalankan Internet Explorer
  2. Ketikan nama alamat website di address bar, tekan Enter
(read pg. 86-92)
Search Engine
Terdiri dari kotak teks dan tombol pencarian. Ada bermacam search engine contohnya www.yahoo.com, www.google.com, www.altavista.com, dan http://lycos.com/
1. Jalankan browser
2. Di address bar ketikkan alamat search engine (google).
3. Saat halaman pertama muncul, ketikkan di kotak teks kata kunci lalu tekan tombol pencarian.
Manfaat Chatting
1. Mendapat teman baru
2. Sarana mudah dan murah
3. Konsultasi dengan dokter
4. Berhubungan dengan para pakar
5. Mengetahui isi suatu buku
6. Sarana belajar dan diskusi
(chapt. 7 & 8)
Manfaat Internet
1. Informasi untuk kehidupan pribadi : kesehatan, rekreasi, hobby, pengembangan pribadi, rohani, sosial.
2. Informasi untuk kehidupan profesional/pekerja : sains, teknologi, perdagangan, saham, komoditas, berita bisnis, asosiasi profesi, asosiasi bisnis, berbagai forum komunikasi.
Perangkat Lunak untuk Layanan Email:
1. Microsoft Outlook Express
2. Eudora

Perangkat Lunak untuk Milis
YahooGroups